Pada mulanya adalah cangkeman atau omongan atau tulisan atau wacana. Lalu pertemanan, persahabatan, percintaan, lalu peradaban. Pun sebaliknya: pertengkaran, permusuhan, pertumpahan darah, perang, lalu kehancuran. Ya, cangkem memang milik kita yang punya andil cukup besar dalam menentukan “warna” dunia ini.